Powered By Blogger
Jangan lupa tinggalkan pesan anda dan komentar anda setiap kali berkunjung ke halaman ini ya.....
Showing posts with label mind mapping. Show all posts
Showing posts with label mind mapping. Show all posts

Tuesday, October 23, 2018

[0023] Cokelat

Seperti menabung cokelat di surga.
Karena setiap kebaikan pasti berbalas kebaikan.
.

Sunday, February 02, 2014

[Me] Kata-kata


ingin selalu tersenyum, kalau bisa...
jangan ada lagi air mata, kalau bisa...
tak ingin tersiakan lagi semua usaha, kalau bisa...

padahal

memang bisa...

bagaimana bisa???

--

Thursday, January 30, 2014

[Me] Pilihan untuk tetap menjadi saya

Saya belajar banyak selama sakit, hal-hal yang belum saya pahami dengan benar awalnya. Tentang prioritas, tentang berbuat, juga menentukan pilihan.

obrolan malam lalu dengan suami saya, seperti membangunkan saya, yang nyaris tidak menyadari berapa banyak hal yang sudah tersiakan selama ini dalam hidup saya...

baiklah, kita mulai dari mana???

coba intip dulu yang satu ini.

Wednesday, December 19, 2012

[ephy] just theme : talk about idealism and fanatism

pilihanmu?


Fanatisme



Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas



Fanatisme adalah sebuah keadaan di mana seseorang atau kelompok yang menganut sebuah paham, baik politik, agama, kebudayaan atau apapun saja dengan cara berlebihan (membabi buta) sehingga berakibat kurang baik, bahkan cenderung menimbulkan perseteruan dan konflik serius.

Dalam konteks kehidupan sehari-hari, fanatisme juga berarti kesenangan yang berlebihan (tergila-gila, keranjingan). Sepenggal perjalanan kisah hidup Chairil Anwar adalah salah satu contoh saja. Dia lebih berat membeli buku sastra daripada membeli makanan untuk bertahan hidup, atau obat untuk menyembuhkan penyakit raja singa yang dideritanya. Lihat pula penggemar fanatik grup band Slank yang rela membentuk komunitas suka rusuh, lengkap dengan pengurus dan benderanya setiap distrik, meski tanpa bayaran. Dipastikan, mereka wajib hadir jika grup pujaannya melakukan konser di daerah mereka.





Idealisme

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Idealime adalah sebuah istilah yang digunakan pertama kali dalam dunia filsafat oleh Leibniz pada awal abad 18. ia menerapkan istilah ini pada pemikiran Plato, seraya memperlawankan dengan materialisme Epikuros. Istilah Idealisme adalah aliran filsafat yang memandang yang mental dan ideasional sebagai kunci ke hakikat realitas. Dari abad 17 sampai permulaan abad 20 istilah ini banyak dipakai dalam pengklarifikasian filsafat.

epistemologi
Idealisme berasal dari kata ide yang artinya adalah dunia di dalam jiwa (Plato), jadi pandangan ini lebih menekankan hal-hal bersifat ide, dan merendahkan hal-hal yang materi dan fisik. Realitas sendiri dijelaskan dengan gejala-gejala psikis, roh, pikiran, diri, pikiran mutlak, bukan berkenaan dengan materi.




Fan (person)

From Wikipedia, the free encyclopedia

A fan, sometimes also called aficionado or supporter, is a person who is enthusiastically devoted to something, such as a band, a sports team or entertainer. Collectively, fans of a particular thing or person constitute its fanbase or fandom. They may show their enthusiasm by being members of a fan club, holding fan conventions, creating fanzines, writing fan mail, or by promoting the object of their interest and attention.

Etymology
The Dickson Baseball Dictionary, cites William Henry Nugent's work asserting that it was derived from the fancy, a term from England referring to the fans of a specific hobby or sport from the early 18th Century to the 19th, especially to the followers of boxing. According to that theory, it was originally shortened to fance then just to the homonym fans. Merriam-Webster, the Oxford dictionary and other sources define it as a shortened version of the word fanatic. The word first become popular in reference to baseball enthusiasts. (Fanatic itself, introduced into English around 1550, means "marked by excessive enthusiasm and often intense uncritical devotion". It comes from the Modern Latin fanaticus, meaning "insanely but divinely inspired". The word originally pertained to a temple or sacred place [Latinfanum, poetic English fane]. The modern sense of "extremely zealous" dates from around 1647; the use of fanatic as a noun dates from 1650.) However, the term "fancy" for an intense liking of something, while being of a different etymology, coincidentally carries a less intense but somewhat similar connotation to "fanatic". The word emerged as an Americanism around 1889.

Supporter is a synonym to "fan" that predates the latter term and as such is still commonly used in British English, especially to denote fans of sports teams. However, the term "fan" has become popular throughout the English-speaking world, including the United Kingdom. The term supporter is also used in a political sense in the United States, to a fan of a politician, a political party, and a controversial issue.


Characteristics
Fans usually have a strong enough interest that some changes in their lifestyles are made to accommodate devotion to the focal object. Fans have a desire for external involvement – they are motivated to demonstrate their involvement with the area of interest through certain behaviors (attending conventions, posting online, displaying team banners outside their homes, etc.). Fans often have a "wish to acquire" material objects related to the area of interest, such as a baseball hit by a famous slugger or a used guitar pick from their musical hero. As well, some fans have a desire for social interaction with other fans. This again may take many forms, from casual conversation, e-mail, chat rooms, and electronic mailing lists to regular face-to-face meetings such as fan club meetings and organized conventions.

There are several groups of fans that can be differentiated by the intensity level of their level of involvement or interest in the hobby (level of fanaticism) The likelihood for a subject of interest to be elevated to the level of fandom appears to be dictated by its complexity. Complexity allows further involvement of fans for a longer period of time because of the time needed to work the subject of interest 'out.' It also contributes to a greater sense of belonging because of the mental effort invested in the subject.


(diterjemahkan dengan google translate)

Fan (orang)

Dari Wikipedia, ensiklopedia bebas

Sebuah fan, kadang-kadang juga disebut aficionado atau pendukung, adalah orang yang antusias dikhususkan untuk sesuatu, seperti sebuah band, tim olahraga atau entertainer. Secara kolektif, penggemar hal tertentu atau orang merupakan fanbase atau fandom. Mereka mungkin menunjukkan antusiasme mereka dengan menjadi anggota klub penggemar, memegang konvensi penggemar, menciptakan fanzines, menulis surat penggemar, atau dengan mempromosikan obyek yang menarik mereka dan perhatian.

Etimologi
The Dickson Baseball Dictionary, mengutip karya William Henry Nugent menyatakan bahwa itu berasal dari mewah, sebuah istilah dari Inggris mengacu pada penggemar hobi tertentu atau olahraga dari abad ke-18 awal ke 19, khususnya kepada para pengikut tinju. Menurut teori itu, awalnya disingkat menjadi Fance kemudian hanya untuk para penggemar homonim. Merriam-Webster, kamus Oxford dan sumber-sumber lain mendefinisikannya sebagai versi singkat dari kata fanatik. Kata pertama menjadi populer dalam referensi untuk penggemar bisbol. (Fanatic sendiri, diperkenalkan ke dalam bahasa Inggris sekitar tahun 1550, berarti "ditandai dengan antusiasme yang berlebihan dan sering pengabdian kritis intens" Ini berasal dari fanaticus Latin modern, yang berarti "gila-gilaan, tetapi diwahyukan".. Kata awalnya tergolong ke tempat candi atau sakral [ Latinfanum, puitis English Fane] Rasa modern "sangat bersemangat" tanggal dari sekitar 1.647,.. penggunaan fanatik sebagai kata benda berasal dari 1650) Namun, istilah "mewah" untuk menyukai intens sesuatu, sementara dari etimologi yang berbeda, kebetulan membawa konotasi kurang intens tapi agak mirip dengan "fanatik". Kata muncul sebagai Amerikanisme sekitar 1889.

Pendukung adalah sinonim untuk "fan" yang mendahului istilah yang terakhir dan dengan demikian masih umum digunakan di British bahasa Inggris, terutama untuk menunjukkan penggemar tim olahraga. Namun, "fan" istilah telah menjadi populer di seluruh dunia berbahasa Inggris, termasuk Inggris. Pendukung Istilah ini juga digunakan dalam arti politik di Amerika Serikat, untuk penggemar politisi, partai politik, dan isu kontroversial.


Karakteristik
Fans biasanya memiliki minat yang cukup kuat bahwa beberapa perubahan dalam gaya hidup mereka yang dibuat untuk mengakomodasi devosi kepada objek fokus. Fans memiliki keinginan untuk keterlibatan pihak luar - mereka termotivasi untuk menunjukkan keterlibatan mereka dengan bidang minat melalui perilaku tertentu (menghadiri konvensi, posting secara online, menampilkan spanduk tim di luar rumah mereka, dll). Fans sering memiliki "ingin memperoleh" benda-benda yang berhubungan dengan area of ​​interest, seperti bisbol terkena slugger terkenal atau pick gitar yang digunakan dari pahlawan musik mereka. Selain itu, beberapa fans memiliki keinginan untuk interaksi sosial dengan penggemar lainnya. Ini lagi dapat mengambil banyak bentuk, dari percakapan santai, e-mail, chat room, dan mailing list elektronik untuk reguler tatap muka pertemuan seperti pertemuan fan club dan konvensi terorganisir.

Ada beberapa kelompok penggemar yang dapat dibedakan oleh tingkat intensitas tingkat keterlibatan atau ketertarikan dalam hobi (tingkat fanatisme) Kemungkinan untuk topik yang menarik untuk diangkat ke tingkat fandom tampaknya didikte oleh perusahaan kompleksitas. Kompleksitas memungkinkan keterlibatan lebih lanjut dari penggemar untuk jangka waktu lebih lama karena waktu yang dibutuhkan untuk bekerja topik yang menarik 'keluar. " Hal ini juga memberikan kontribusi untuk rasa yang lebih besar milik karena upaya mental diinvestasikan dalam subjek.




Saturday, June 25, 2011

BUKA TOKO yuk...

assalamu'alaikum...
salam-salam...

lama tak menyapa semua disini...
lagi pada sibuk apa nih?
hari ini, saya mau posting hal yang baru
buat semua yang pengen tau, kita sama-sama belajar yuk...
mengembangkan ide-ide sederhana dan kreatif, biar bisa jadi penambah penghasilan.

wuih? apa ya?
ini lo...
kalau yang di halaman lain pada bilang "buka lapak" ada istilah juga 'gerai' dan yang lain-lain, disini saya pakai bahasa 'asli' aja deh...

BUKA TOKO

ini identitas baru yang sedang dikembangkan, semoga segera sukses...
walaupun pelan, tapi pasti...
ini bukan usaha gede'gede'an, tapi yang pasti ini usaha berkelanjutan...
sambil mengisi waktu luang, disela kesibukan melaksanakan tanggung jawab rumah tangga, membina karir, terus belajar, dan ini salah satunya

silahkan mampir di BUNDA SAFFA - toko semua kado.

kami berusaha menyediakan sesuatu yang mungkin masih jarang ditemukan di pasaran pada umumnya, kalaupun ada mungkin masih jarang-jarang... dan mohon maaf kalau masih baru bikin satu halaman di akun jejaring sosial yang kebetulan saya ikuti.

kalau mau kontak lebih lanjut, atau malah mau nitipin barang yang pengen di jual, juga boleh... silahkan hubungi -phy- di twitter @AnakkuSaffanah.

walaupun kita gak terus2'an mangkal di halaman onlen, boleh juga tinggalkan pesan di halaman ini.

ok ok

sekian itu dulu ya...
salam jumpa kembali.

-phy-

Friday, December 04, 2009

[HOUSE] Apartemen di Malang - sekali lagi, sebuah tantangan

Untuk memastikan, coba cek dulu kebenaran-nya disini

sebuah tower/menara setinggi lebih kurang 15 lantai akan menjadi dinding sungai yang baru... segera.

untuk presentasi jelasnya baca dulu yang ini.
ada lay out lokasi dari calon menara ini

aku berencana datang ke acara lounching-nya, (5 desember 2009) di hotel Santika. tapi sayangnya yang bisa datang hanya by invitation.

awal bulan kemaren sempet kaget waktu baca wall teman-ku di fb, dan temannya temanku itu ada yang menawarkan undangan acara lounching apartemen itu.
lebih dua minggu aku memastikan bahwa memang lokasi-nya memang di titik itu...

dan percaya gak percaya, dalam 3 hari ini iklan promo-nya ada di media lokal kota malang. dan siang ini aku cek di web-nya... yang isinya hanya 1 gambar... dan memang disitulah lokasi-nya... ditambah spanduk dan baliho yang dipajang di lokasi tersebut...

i can't imagine that...

kenapa saya tidak bisa percaya?
karena beberapa alasan

1. lokasi di sepadan sungai Brantas, yang menjadi pembelah kota Malang. lebih kurang 50 m dari sungai dengan kontur curam lebih dari 10 m.

2. lokasi yang enterance-nya berhadapan langsung dengan jalur TER-sibuk di Malang. terutama saat jam kerja dimulai karena terdapat dua kampus besar yang memanfaatkan jalur sibuk tersebut sebagai main enterance-nya.

3. lokasi tersebut tidak memiliki view yang "cukup-menyenangkan", dalam artian, diseberang sungai, terdapat pabrik es, pekuburan, dan permukiman padat penduduk. walaupun itu bukan hal yang negatif, tapi kalau tidak di atas lantai 5, pemandangan tersebut akan jadi bagian dominan arah selatan bangunan.

ini adalah tantangan berat yang harus segera dipecahkan, apakah perencanaannya sudah sesuai dengan izin dan AMDAL, dan apakah resiko tanah labil bisa diatasi dengan perkerasan buatan, terlebih pondasi untuk 15 lantai dan 700 lebih unit hunian, itu bukan suatu hal yang "MUDAH"

pembangunan dan target perkembangan kota kelahiran-ku ini memang mengagumkan, terlebih setelah 20 tahun berjalan, banyak perubahan yang sangat signifikan dilakukan oleh pemerintah daerah.

Mulai dari shoping center di tengah komplek pendidikan,
Shoping center di kawasan olah-raga kota
usaha perombakan bangunan kolonial menjadi pusat plasa di komplek perbelanjaan...
sampai sekarang...
Promo Apartemen pertama di kota Malang.

ini bukan review, tapi juga bukan cuma kritik...
ini hanya wacana yang harusnya mereka semua tau...
tantangan mengembangkan kota itu bukan hal sepele.
bukan sekedar bayar ini - itu trus bisa langsung jadi...

ok. yang berikutnya saya usahakan bisa posting gambar-gambar lengkap pembangunannya.

-salam hormat-
ephy



Wednesday, November 25, 2009

[QUIZ] Sesuatu Tentang Pernikahan

(moslem on style)


Ini sesuatu yang sederhana, akan tetapi akan jadi begitu bernilai bagi beberapa orang...
Ini adalah sesuatu yang sangat mudah... tetapi mungkin menjadi sangat sulit jika anda tidak sependapat...
karena itu... kami bertanya...

Ini tentang apa yang mereka sebut dengan PERNIKAHAN
didalam satu bagian, pernikahan memiliki "perayaan-nya" sendiri.
Sebagian dari mereka merasa cukup, dengan "acara" bernilai -agamis- di bagian RESMI-nya saja...
akan tetapi, ada juga mereka yang menginginkan keseluruhan acara itu menjadi satu bagian, yang bernilai "religi" dan juga "syar'i"
Mengikuti aturan agama yang ada, dan tidak ber-lebih-lebih-an.

Lalu pertanyaan dari kami adalah;

  1. Apa yang ada di dalam benak anda, ketika seseorang menyatakan "PERNIKAHAN SAYA ADALAH PERNIKAHAN YANG ISLAMI"
  2. Sudikah anda datang, ke "PERAYAAN PERNIKAHAN" yang bergaya islami?
  3. Apa anda punya gambaran tertentu, tentang "PERAYAAN PERNIKAHAN YANG ISLAMI" ??
  4. Jika anda seorang muslim/muslimah... adakah keinginan anda untuk melangsungkan, dan mengadakan perayaan pernikahan dengan cara yang sesuai dengan syari'at Islam?
Dari halaman ini, sertakan jawaban anda di dalam komentar (tinggalkan alamat e-mail anda), atau jawab langsung ke c4124m3l_manies@yahoo.com untuk mendapatkan info selanjutnya tentang Quiz ini...

Kelak anda tidak akan menyesal, karena sudah menjawab pertanyaan dari kami...

Terima Kasih...

Salam Hangat
-ephy-

Monday, November 02, 2009

[blue earth] Arsitektur, Fotografi, dan Fotografi Arsitektur


Sebuah konsep sederhana tertuang dalam perencanaan ini...
Sebuah pameran, guna membangun wacana dan motivasi teman-teman mengenal dan memahami dunia arsitektur.
Sebuah ruang untuk membagi ide kreatif, dengan kesadaran bahwa kreatifitas adalah anugerah yang tak ternilai.
Ini adalah sebuah ide sederhana, yang diharapkan bisa jadi besar karena dukungan semuanya...
Bukan sesuatu yang percuma dan sia-sia, karena masa depan kreatifitas anak bangsa adalah bermula dari pandangan dan wacana sederhana yang dibangun bersama. Dengan konsisten dan berkelanjutan...

buat semua yang hobi men-jepretkan kamera...
buat yang pingin kenal, foto dan arsitektur...
buat yang gak berencana jadi idealis tapi pingin belajar...

share semua ide anda disini... lewat coment di page ini...
saya tunggu...

email ke : c4124m3l_manies@yahoo.com


-phy-



Wednesday, April 01, 2009

BLue-eaRTH (the amazing next project)


-imagine blue earth- MEDIA SOLUTION STUDIO


Ini sebuah konsep sederhana dari sebuah studio desain, yang mana basic dari pekerjaan di dalam studio ini adalah desain grafis dan arsitektur. ada yang bertanya, kenapa media solution studio.

Alasan utama menjadikan konsep studio ini adalah; sebagai fasili
tator bagi siapapun yang membutuhkan masukan atau saran bagi desain yang ingin dihasilkan.

Dari banyak hal yang diamati di lapangan, kebanyakan orang tidak menginginkan desain yang "dipaksakan", sedangkan sering kali orisinalitas menjadi ken
dala dari kebanyakan desainer yang mengerjakan pekerjaan borongan.

Disini, kami berusaha menjadi jembatan dari pekerjaan yang diharapkan untuk diselesaikan oleh client, dengan tidak menutup kemungkinan kami menyediakan langsung jasa pengerjaan dari pekerjaan tersebut.
Pekerjaan yang siap kami tangani adalah, diantaranya;

DESAIN
- desain promosi (brosur, poster, spanduk, banner, dll)

- desain brand/logo/icon produk pasar

- penyusunan katalog (produk/karya)

KONSULTASI

- desain arsitektur (ruang/bangunan);
gambar dan konsep
- desain konsep acara (mini EO)



Jika anda menginginkan pekerjaan ditangani langsung oleh kami, kami siap datang dan membantu anda. tapi jika anda sudah memiliki tenaga profesional untuk pelaksanaannya, kami siap membantu anda menyusun presentasi yang anda inginkan.




-sincerely-
ephy scarf
as concept designer in this studio

(list beberapa model pekerjaan)




Blue-eaRTH "home for words"


so many people love to arrange the words, make a good sentences,
and sounds nice in deeply heart
but we have no more words, in nervous area.

so we here to help you all


>>


ada banyak kata-kata indah yang diuntaikan dengan cantik untuk mengungkapkan suatu hal yang sangat berharga
buka berarti mengobral keromantisan, atau kemudahan...
ini adalah ruang untuk anda yang membutuhkan bantuan merangkai kata-kata indah disaat-saat penting sekalipun anda jauh diseberang benua, kami siap membantu anda

>>



blue earth - home for words
-phy- as writer




CP: c4124m3l_manies@yahoo.com (we will contact you back)

Sunday, December 28, 2008

Lelaki Usang (dalam catatan akhir tahun)

Catatan akhir tahun, tentang Tahun penuh Warna


musim hujan, atau kemarau yang datang silih berganti dalam satu tahun ini sungguh memiliki beragam kenangan yang sangat berarti bagiku.
ini bukan sekedar catatan "melankolis" seperti yang dibicarakan Djo padaku beberapa minggu yang lalu. atau tentang bagaimana rasa cemburu yang begitu menggoda hati pada banyak pernikahan teman-teman SMU aku dan dee. Musim dan beragam rona yang hadir silih berganti menjadi komposisi apik jika kemasannya menarik. ini tentang apa dan bagaimana esok dapat dilanjutkan dengan memasang tiang dan pasak hidup dengan benar sekarang. ini tentang cita-cita, impian, dan persahabatan yang menyenangkan yang belum pernah terputus hingga hari ini. kalau sudah baca tulisan "teman yang benar-benar teman" dan "detail komposisi pribadi" di page multiply-ku, menyimak ini tidak akan jadi sulit seperti mengerami ide agar lahir menjadi suatu karya brilian. ini sangat mudah. karena ini juga bukan tentang cinta yang semata-mata karena ambisi duniawi semata.

ini tentang seorang LELAKI USANG


dia seorang yang begitu mengagumkan.
dia lelaki yang berwarna ungu muda... (komposisi merah muda + biru langit cerah) caranya berdiri layaknya rusa jantan yang bersiap mengambil ancang-ancang langkah panjang, tatapannya yang teduh dan dalam dalam hangat aliran Sungai Gangga, dan tutur penuh norma yang menunjukkan dia punya wibawa, layaknya raja yang berkuasa dalam kebijaksanaan. dia adalah lelaki dengan ketangkasan dan tanggap pada sesuatu yang menjadi tanggung-jawabnya, tanpa menawar sesuatu yang menjadi kelayakan. caranya bekerja dan menyelesaikan masalah, menunjukkan kemampuannya menguasai diri dari emosi yang membutakan logika. dan setiap gerak lakunya menggambarkan dengan jelas, besar ke-imanan yang dimilikinya sebagai seorang hamba Tuhan. dia adalah lelaki dengan kehangatan yang terlukis jelas dari senyumannya, dan begitu jujur dengan setiap tutur yang terucap, tanpa bisa disangkal, karena dia bukan aktor handal layar kaca. tidak pernah terlintas keangkuhan karena kebaikan yang dikaryakannya, karena dia tidak pernah menarik lengannya dari lusuhnya si miskin, dan dia tidak pernah membentangkan tangannya dengan kesombongan untuk menyingkirkan setiap lawannya. karena dia semua menjadi lebih baik setiap harinya. meski dia tampak istimewa, teramat sempurna... sungguh, tak ada mahluk Tuhan yang sempurna di muka bumi ini.
dia masih bisa menangis tersedu dalam sujud-sujud malamnya, dia yang tidak pernah menjadi mengerti, kenapa seringkali kehilangan menjadi bagian dirinya. hingga dia akan selalu saja merasa asing dengan dunia yang seakan-akan pantas untuk terus dikejar. dia masih sering kembali ke-rumah masa depan, menemui ayah dan bundanya yang telah lama berpulang, mereka yang belum sempat menyaksikan kesuksesannya, dan sesekali dia akan mengganti kemeja dan jasnya dengan kaos usang, dan turun ke tepi sungai. dimana dia akan bertemu dengan sahabat lamanya yang saat ini hanya mampu menjadi pengepul barang bekas dan menjualnya kembali pada pabrik daur ulang miliknya. sesekali dia akan menangis saat melewati jalan panjang boulevard kota-nya yang dihiasi taman-taman indah, dimana keindahan itu mungkin sekejap saja akan hancur jika manusia tiba-tiba lupa pada Peng-Karya Kehidupan Dunia ini.
kali pertama, aku menemukan sosoknya berkaos usang dengan celana jeans lusuh yang sudah tak biru lagi. dia sedang duduk di salah satu bangku panjang taman kotaku. aku duduk didekatnya, dengan kamera DSLR terbaruku, sibuk mencatatat beberapa gambaran indah, dan menggoreskan pinsil mewujudkan sketsa-sketsa pada frame yang akan ku lampirkan pada karya Tugas Akhir-ku. sebuah album dan buku Esai fotografi tentang kotaku. dia melirikku sekali, lalu menyapaku ramah. dari caranya menyapaku, aku tau dia bukan preman, seperti dandanannya yang terlihat di hadapanku. dan dia bertanya tentang apa yang sedang aku kerjakan. aku menyodorkan buku sketsaku padanya, dan dia tersenyum ramah menjawab sketsa-sketsa yang ditemukannya pada halaman-halaman bukuku.
"ada begitu banyak keindahan dalam kehidupan ini yang saya temukan, tapi goresan-goresan ini sungguh sangat memikat. kamu pasti bisa lulus dengan nilai terbaik."

ada doa yang terhatur dari seseorang yang baru saja aku kenal, belum lima menit. dan dia membiarkanku mengambil fotonya, gambar sosoknya yang menatap keindahan taman kota.

setengah tahun berlalu, penyelesaian sepuluh ribu frame, jutaan huruf yang terangkai pada kata yang menjadi kalimat, dan sebuah karya tugas akhir yang siap di pamerkan. aku mempostingnya pada catatan-ku di dunia maya. sambil berdoa dalam hati, agar lelaki usang itu datang.
karena aku tak pernah bertanya siapa namanya, apa pekerjaannya, atau dimana dia tinggal. sekali itu pertemuan kami, dan setiap kali aku kembali ke taman kota itu, di waktu yang sama seperti saat kali pertama aku bertemu dengannya, aku tak pernah menemukannya lagi. sepanjang waktu yang kuhabiskan untuk mengabadikan banyak moment dalam frame-frame jingga-ku, tak pernah pernah kutemukan lelaki itu.
satu hari dimana langit teduh, dan awan putih bertaut sepanjang barisan bukit kotaku. pameran karya ku, hari itu.
seorang dengan kemeja biru langit cerah, dan dasi warna senada, memasuki ruang pameran. aku sedang berdiri melayani beberapa pengunjung, menjelaskan beberapa frame yang dicetak besar. sebuah karya yang sederhana tapi punya berjuta makna, itu yang aku ingat dari proses konsultasi panjang dengan pembimbing.
dan satu suara menyapa, bertanya.
"lelaki usang, bagaimana anda mendapatkan satu judul itu?"

satu bagian dalam rangkaian karya-ku, ku beri judul itu.
"dia seorang yang begitu mengagumkan. dia lelaki yang berwarna ungu muda... suatu komposisi dari percampuran warna merah muda dan biru langit cerah. caranya berdiri layaknya rusa jantan yang bersiap mengambil ancang-ancang langkah panjang, tatapannya yang teduh dan dalam, sehangat aliran Sungai Gangga, tutur penuh norma yang menunjukkan dia punya wibawa, layaknya raja yang berkuasa dalam kebijaksanaan."

dan aku menemukan dia sebagai seorang yang bertanya itu.

"saat itu pakaian yang dikenakannya sangat usang, kaos putih yang tak lagi putih, dan celana jeans yang tak lagi biru. dia menghabiskan beberapa saat menemani saya mengambil beberapa frame keindahan taman kota. dia mendoakan saya, dengan karya ini. dan saya ingin mengabadikannya dengan rinci, walau hanya ada satu frame terbaik disini."
dia tersenyum meyakinkanku, seperti caranya tersenyum hari itu, bahwa aku bisa menghasilkan yang terbaik dengan caraku.
air mata yang tiba-tiba memenuhi pelupuk mataku, tak terasa jatuh basahi pipiku. karena kemudian dia membacakannya dengan suaranya yang ramah dan teduh, sebuah bait yang menjadi penjelasan karya itu.
>> dia adalah lelaki dengan kehangatan yang terlukis jelas dari senyumannya, dan begitu jujur dengan setiap tutur yang terucap, tanpa bisa disangkal, karena dia bukan
aktor handal layar kaca. tidak pernah terlintas keangkuhan karena kebaikan yang dikaryakannya, karena dia tidak pernah menarik lengannya dari lusuhnya si miskin, dan dia tidak pernah membentangkan tangannya dengan kesombongan untuk menyingkirkan setiap lawannya. karena dia semua menjadi lebih baik setiap harinya.<<
hari itu juga, hari yang sama saat kali pertama aku bertemu dengannya di taman kota, hari dimana aku menemukan judul untuk karya tugas akhirku. dan hari yang sama di minggu berikutnya saat aku dinyatakan lulus dengan nilai terbaik. dia datang dan memberi selamat padaku. dan tidak akan pernah kulupa, karena sejak hari itu, aku belajar tentang hidup darinya, sangat banyak.

"kadang, dan mungkin terlalu sering manusia lupa. sungguh, kesempurnaan itu tidak pernah ada. karena kata itu hanya milik Tuhan. kita yang manusia, itu menjalani kehidupan, hanya sebagai perlintasan. yang kita miliki itu hanya titipan. tak ada keabadian yang senyatanya perlu dikejar. itu juga yang jadi alasan, kenapa aku berada di taman kota dengan berpakaian usang seperti hari itu. karena apa yang aku miliki hari ini, tak pernah akan abadi. dan apa yang aku katakan padamu hari itu, karena seharusnya semua manusia tau, berusaha itu perlu. dan putus asa tidak akan menjadi solusi bagi apapun yang disesali karena kegagalan mengejar setiap usaha ini."
dia lelaki dengan warna yang begitu indah, memancarkan kehangatan sekaligus ketulusan yang tak akan pernah ada dua-nya. seka
lipun sebuah kata "usang" melekat tentangnya dalam catatanku, tapi untaian kebaikan yang dibagikannya, sungguh tak akan pernah membunuh kebaikan yang dimiliki ke-usang-an sebuah usia.
lalu, apa menurut kalian tentang cerita ini?
ah.. ya.. aku lupa... ini hanya tentang tulisanku ini hanya tentang ungkapan apa yangada dalam hatiku. benar atau tidak? semuanya itu bergantung pada opini masing-masing pribadi, tentang benar atau tidak apa yang ada dalam tulisan ini. karena kebanaran yang hakiki itu hanya semata milik Sang Maha Pencipta Yang Abadi Berkuasa atas setiap kehidupan di muka bumi ini.

Malang, 28 Desember 2008
13:30 wib.

-phy-


(gambar hasil googling, 3 hari untuk selamanya)



Sunday, April 06, 2008

Last Time I Feel Bad

I don't know why... but this is really bad to my heart feeling.
I must do this! finish my next project in English. but who will be my real supporter?
I must to do this, even hear so bad, even look not fine... but do all maximum!

the next project is
IMPLEMENTATION OF GREEN ARCHITECTURE AT INDONESIAN INTERNATIONAL SENIOR HIGH SCHOOL (EDUCATION AREA)

hope I can finish it soon as good as I can.

wish Me luck!

Wednesday, August 15, 2007

46 Tahun

Dasa Dharma dan Tri Satya
masih pada inget gak sih????

46 tahun Praja Muda Karana Indonesia
bagaimana generasinya hari ini?

morse dan smaphore?
coklat-coklat seperti brownies atau blackforest?

hm......
siaga
penggalang
dan ???

hhh.... apa masih akan terus ada ya?

-phy-

Saturday, June 16, 2007

Aku dibalik Mimpi-mimpi ku

seorang pemimpi berbicara banyak padaku semalam, dia bercerita tentang segala impiannya... tanpa memberiku sekalipun kesempatan untuk berkomentar apalagi menceritakan tentang impian2ku...
dan karen aitu aku akan tkatakan pada kalian tentang impianku aynag belum aku raih hingga hari ini. dan aku berjanji akan terus mengejar semua impian itu hingga habis waktuku di dunia ini....
aku dibalik impianku
sesekali aku bermimpi....

kelak aku akan menjadi seorang penulis hebat
dengan karya yang mengagumkan dan menggoda hati setiap jiwa pembaca, penikmat untaian kata-kata indah yang aku rangkaikan dengan cinta
aku akan menuliskan banyak kisah yang indah, seperti impian setiap anak-anak tentang masa depannya
aku tidak akan berhenti mendongengkan kejujuran dan ketulusan dengan keindahan dan kemurnian bahasa jiwa yang sudah jadi bagian hidupku hingga hari ini

kadang juga aku bermimpi

kelak aku akan jadi seorang desainer terkenal, dengan segala ragam rancangan yang kuhasilkan bersama orang-orang terkasihku
tidak hanya rumah dan bangunan tinggi, aku juga akan buatkan rancangan gaun pernikahan anak-anakku, aku akan gambarkan dengan apik ruang angkasa di langit-langit kamar kekasihku yang jatuh hati pada ruang gelap bertabur cahaya bintang itu
dan rancangan-rancangan hasil komposisi manis foto-foto yang aku rekam dalam memoriku akan menarik setiap jiwa untuk menghasilkan warna baru bagi keindahan dunia

tapi aku paling sering bermimpi...

kelak aku akan punya seseorang yang akan menyambutku dengan senyuman dipagi hari, memelukku dalam ketulusan dan keindahan cintanya yang menjadikanku semakin cantik sebagai seorang perempuan
dan seseorang itu akan menghadiahkanku anak-anaknya yang berakhlaq mulia, mengasihi bundanya hingga akhir hayatku, dan menghidupi diri mereka dengan kejujuran hingga wujudkan kedamaian dimasa depan...
dan dalam pelukan mereka, aku akan jadi bahagia selamanya

dan apa mungkin aku memiliki semua mimpi-mimpi itu????

aku dibalik mimpi-mimpi itu
aku adalah yang berjuang dengan apapun yang aku bisa
aku tidak akan menghalalkan apa yang haram
aku hanya melakukan apa yang memang Allah izinkan untuk dilakukan
aku tidak akan melangkahi takdirku, dengan berbuat bodoh pada nafas dan nyawaku meskipun kada derita batinku tidak terjawab dalam mimpi-mimpi lelapku disaat malam.

dan semoga kalian juga bisa meraih mimpi-mimpi kalian...


lilo net
today@ hard day

Wednesday, March 14, 2007

when you are...

ketika mahasiswa....
ada sebuah bait dirangkaikan oleh seorang perempuan yang duduk dimeja presidium...
hari itu....tentang kebersamaan dan forum yang ternyata menjemukan....
ah.....kalau boleh....dia bilang, "saya tidak suka palu sidang dan duduk didepan..."
dan dia memasang tampang jelek ketika forum sudah mulai menjemukan dan bahasan-bahasan mulai tidak bisa dikendalikan....
lalu dia bilang lagi..."apa harus format nya sidang, saya ingin berada diantara mereka dan bebas berpendapat..."
dan seorang teman bilang...."ketika mahasiswa adalah format gubahan masa depan, kita belum bisa jadi bagian dari keindahan gubahan itu..."
dia mengerutkan keningnya akan kalimat itu, karena ia tidak pahami maksudnya...
"ketika mahasiswa dinobatkan menjadi agen perubahan, mengawali masa depan dengan langkah perbaikan, forum ini belum bisa melakukannya..."
"kenapa?"
akhirnya dia mengerti dan bertanya....
ada banyak alasan yang disusun untuk mempermudah pemahaman kita...seperti ini :
mahasiswa yang memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan, adalahmereka yang BERKEPRIBADIAN dan BERPRINSIP.
dengan penataan ETIKA dan MORAL dipegang sebagai acuan jalannya...tidak perlu ada DEBAT KUSIR ketika mereka mengajukan sebuahpermasalahan dan kemudian dibahas.
kritis yang mereka lakukan tidak sekedarnya saja pastinya. haruslah punya orientasi dan resiko yang dihadirkan harus mau ditanggung....
mahasiswa yang kelak menjadi penggubah negeri ini, bukanlah yangbermental PREMAN... masih menyukai PENJARAHAN dan menengadahkan tangan meminta dibelas kasihani. mereka haruslah orang-orang yang memiliki mental pejuang, mau berkorban dan tidak mengharapkan balas jasa... atau belas kasihan yang tidak seharusnya....
tentunya mereka bukan orang-orang yang menjunjung tradisi-tradisi IDIOT masa lalu para PENJAJAH dan PENINDAS bangsa juga negri ini.
"ah... itu terlalu idealis..." mereka berkomentar
"memang harus idealis, dan itu dimulai dari pribadi yang palingkecil... diri kita" dengan positif teman itu membangun pemikiran.
mahasiswa yang akan menjadi pembesar negeri ini kelak.... mereka tidak akan berjalan dengan menatap kebelakang, menjadikan masa lalu orientasi, tapi yang mereka lakukan adalah BERJALAN MENATAP KEDEPAN, MENJADIKAN MASA LALU SEBAGAI REFERENSI DAN PEMBELAJARAN.
dan mereka itu adalah orang-orang yang mampu berfikir aktif, positif, dan tidakse-kena-nya saja....dan forum ini, masih butuh banyak penataan, bukan format ulang mendasar, namun REGENERASI dan TRANSFER INFORMASI yang memadai sehingga penerus-penerus kedepannya akan mampu membawa komunitas ini kedalam perbaikan yang memadai.
"dimengerti?" dan dia mengangguk paham seorang perempuan yang duduk di meja presidium hari itu, mengendalikan forum dengan sedikit kemampuan yang dia punya dan penguasaan materi yang tidak seberapa....
dia hanya berdoa..."semoga apa yang aku lakukan hari ini, adalah proses belajar yangtepat. semoga apa yang aku lakukan hari ini, akan dipahami sebagai usaha untuk melakukan regenerasi dan transfer informasi yang memadai...."
dan saat palu sidang diketuk tiga kali, forum itu selesai 4 maret 2007 jam 21.00 wib.
KETIKA MAHASISWA ADALAH DELEGASI PEMBAHARUAN MASA DEPAN MEREKA HARUSLAH ORANG-ORANG YANG BERDEDIKASI TINGGI MEMILIKI LOYALITAS DAN KEINGINAN BESAR UNTUK MELAKUKAN PERBAIKAN, PEMBAHARUAN DAN TERUS BERJUANG SAMPAI TITIK DARAH PENGHABISAN
JAYALAH FK-TKI MAI
JAYALAH MAHASISWA ARSITEKTUR INDONESIA
-phy-
as SHAFIYYAH ULFAH @ pimsid pleno FK MAI XXIII JAKARTA
dan ketika mahasiswa adalah.....
aku hanya ingin bilang sama semua yang berstatus mahasiswa
ini adalah saatnya kita memulai pembaharuan
bukan berarti melakukan perubahan total...
tapi memperbaiki diri.....
mari kita mulai sama-sama...
-phy-

Wednesday, November 02, 2005

UNTUK YANG TERCINTA, LELAKI PILIHAN

Dia lelaki pilihanku
Lebih tepatnya dia yang memilihku
Dari senyumannya aku pahami ketulusannya
Dari tatapannya aku mengerti keseriusannya
Dari yang dia lakukan untukku
Aku yakini satu, dia akan membahagiakanku selamanya
Dari yang dia ungkapkan padaku
Aku percaya, dia akan membimbingku
Dan tak ada yang akan mampu menyangkal kebenaran itu semua
Tepat saat dia memintaku
Untuk menemani dirinya
Selama sisa usianya
Bersama
Dia lelaki yang menyanjungku
Walau tanpa cantikku
Dia lelaki yang menyadari keindahan
Bukan sekedar dari tampilaku
Dia lelaki yang selalu kembali padaku
Walau aku selalu bergantung dipundaknya
Dia yang bersandar padaku
Walau kesedihannya tak dihadiahkan untukku
Tapi akan kusediakan pundakku
Untuknya kembali bersandar
Atas setiap kelelahannya
Kelelahan untuk membuatku bahagia
Bersamanya
Dia yang tak pernah melupakan yang dipesankan langit
Untuk tetap mencintai Tuhan yang menciptakannya
Agar saat dia sedih
Dia tak lari pada kekhilafan
Agar saat nestapa membayangi
Dia tak menafikkannya dengan kejahilan
Agar saat kehilangan ada dihadapannya
Dia tetap bisa merelakannya dengan lapang dada
Dan dia akan tetap bisa melalui sisa hidupnya dengan cinta Tuhannya
Meskipun aku tak bersamanya
Dia yang akan selalu mengingatkanku
Untuk tetap menjadi seorang yang terhormat
Bersamanya
Atau sendiri tanpanya
Karena dia selalu percaya
Kecantikan perempuan yang dipilihnya
Adalah karena perempuan itu adalah seorang yang terhormat
Menjaga kehormatan sepenuh jiwa
Selamanya.
Dia pilihan hidupku
Yang tertawa bahagia dan menangis dalam duka bersamaku
Menjalaninya dalam nikmat sujud pada Sang Pencipta
Dia yang akan selalu berpesan padaku
Untuk tetap menjalani hidup dengan senyuman
Walau semua yang ada hanya titipan
Tapi kerelaan besar yang diajarkannya padaku
Adalah satu yang terbaik dalam hidupku
Dia yang jadi segalanya untukku
Karena senyumannya yang menuntunku untuk terus percaya
Kasih Tuhan untukku ada ditangannya
Ada dalam belaiannya
Ada dalam dekapannya
Dia yang akan terus mendampingiku
Untuk terus mengerti
Bahagia adalah sahabat syukur
Duka adalah sahabat pasrah
Kerelaan dari segalanya akan membuat yang dijalani saat ini
Menghadirkan senyuman di akhir segalanya
Aku yang akan jadi lentera kala gelap hatinya
Agar ia tetap bisa temukan pilihan jalan
Diatas kebenaran yang telah dijanjikannya padaku
Agar dia tetap mampu
Selesaikan semuanya tanpa gelap mata
Agar dia tak tersandung
Kala semua hambatan itu menghadang didepan
Dalam gelapnya
Aku akan menjadi pijarnya yang abadikan senyuman dalam hidupnya
Yang selamanya akan lencarkan jalan hidupnya
Yang seutuhnya dengan tunduk menghormatinya
Dengan kebenaran
Dengan kejujuran
Dengan keikhlasan
Dengan segala kemampuan
Dengan tetap percaya
Tuhan akan tunjukkan yang terbaik bagi hidup yang akan ku jalani
Bersamanya
Dia lelaki yang memilihku
Dan telah kupilih
Untuk menjalani sisa hidup
Bersama
Atas izin Allah SWT
Atas ridha kedua orang tua kami

Tapi waktulah yang akan tentukan segalanya
Karena manusia hanya dipersilahkan
Untuk berencana
Merangkainya dalam cita-cita
Dan berusaha semaksimal mungkin
Sedaya kemampuan
Sekuat tenaga
Dalam hidupnya
Agar tak ada sesal
Saat Tuhan tentukan akhirnya
Karena cinta pada yang menciptakan
Haruslah lebih besar
Dari pada cinta pada ciptaan-Nya
Agar hidup tetap berjalan sesuai rancana kita
Agar segalanya tak terlalu jauh dari harapan kita
Karena sesuatu hari ini
Tak ada yang begitu sempurna
Selamanya
Tak akan cukup sempurna didapatkan
Seiring dengan berjalannya waktu
Semua akan tahu
Dia memang yang pilihan
Atau aku yang memang pantas dipilih
Aku yang pilihan
Atau dia yang memang pantas untuk dipilih
Satu
Dan selamanya satu
Malang, 30 Oktober 2005
20.20 WIB

Sunday, March 13, 2005

Cerpen kedewasaan

Bukan Sebatas Cinta
Memutar langit
Membalikkannya jadi bumi
Menukar kehidupan dengan kematian
Tak ada yang bisa jadi jaminan
Segala yang tidak menyenangkan
Bisa jadi menyenangkan
Yang menyenangkan bisa jadi lebih menyenangkan…
Itu yang ditulis Shinta di pembukaan e-mailnya hari itu, dan aku hanya bisa menangis menyesal, karena semuanya telah terjadi. Segala yang seharusnya tidak seharusnya terjadi, kalau aku mau berfikir sehat tentang semua yang dituliskan Shinta dalam setiap e-mailnya. Karena aku terlalu bodoh, merasa bahwa diriku sudah dewasa, sudah bisa menentukan masa depanku dengan orang yang mencintaiku, dan melepaskan diri dari kehidupan orang-orang yang sok mengaturku. Dan ternyata satu kesalahan tak terelakkan, dan aku hamil.
Aku tak berani mengatakannya pada mama atau papa, jelas mereka akan langsung membunuhku kalau mereka tahu aku sudah melakukan satu hal yang diluar akal sehat, padahal ujian sudah dekat. Jadinya aku bohong, aku menutupinya hampir selama lima bulan, dan aku memang lulus dengan selamat, tapi tidak saat aku akan melahirkan. Aku semakin down dan tak punya penyemangat, sampai aku ingat kembali Shinta, dia adalah sahabat yang tersiakan olehku. Dan itulah e-mail jawabannya, aku mencoba mencernanya.
“Sedang apa sayang?” Dia memelukku hangat, sambil membelai perutku.
“Baca e-mail, dari Shinta.” Jawabku dan masih saja kubiarkan dia memelukku.
“Dia cerita apa?” Dan sekarang dia duduk disebelahku, ikut membaca e-mail itu.
“Gak usah sedih, nanti setelah anak kita lahir, kamu boleh melakukan apa saja yang kamu suka.” Dan itu memang janjinya.
“Gimana kalau aku kuliah di Malaysia aja?” Kali ini aku menatapnya penuh tanya.
“Jangan jauh-jauh, dong. Masa anak kita ditinggal sendiri?” Dia tersenyum tanpa dosa.
Tuhan… ini memang salahku, dan aku tak akan lari dari takdirku. Dan aku menyandarkan kepalaku di pundaknya, menikmati waktu terakhirku sebelum aku harus mempertaruhkan separuh nyawaku demi janin yang ada dalam rahimku ini.
Malamnya aku membalas e-mail dari Shinta, dan paginya aku sudah dapat balasan lagi.
Diantara puing-puing kehampaan
Yakinlah pada jiwamu yang masih ingin berdiri
Karena dengan begitu…
Kau akan dapat bangkit dan berbuat
Untuk masa depan dirimu dan semua…
Aku memang semakin takut, aku takut tak diberi kesempatan untuk membesarkan janinku ini, aku takut, kalau ternyata setelah janin ini terlahir dia meninggalkanku dan membatalkan semua rencana yang sudah kuimpikan. Aku masih punya segudang ketakutan yang membuatku semakin kosong-kosong dan kosong, hingga aku tak tahu harus pada siapa lagi aku bersandar. Dan Shinta mengingatkanku pada kuasa Tuhan, hanya Dia yang berhak mengatur bagaimana masa depan akan jadi milik kita. Kita hanya boleh berencana dan harus berusaha, tapi hasil akhir itu hak-Nya lah untuk menentukan. Dan karena ini kesalahanku juga, maka aku harus siap menanggung segala resikonya.
Malam ini aku menelfon mama dan papa, aku memang anak perantauan, dengan segala ide gilaku aku menjalani tahun-tahun terakhir masa SMU ku yang mungkin memang diluar akal sehat. Perkiraan kelahiran bayiku dalam minggu ini, dan sebenarnya aku tak mau sendirian di ruang bersalin nanti walau mama baru tahu tapi dengan rela mama memenuhi permintaanku dan mama berjanji akan datang besok, dan papa mempersiapkan segala sesuatu untuk urusan pernikahanku. Sebenarnya mereka sudah tahu sejak hari wisudaku, tapi aku memberi tahu mereka setelah mereka pulang. Dan mungkin memang tak ada maaf untukku, tapi aku sudah berjanji pada diriku kalau kesalahan ini tak akan terjadi pada anakku. Dan malam ini aku bisa tidur dengan nyenyak, sendiri.
Pagi ini aku kembali memeriksa inbox e-mailku, ada satu e-mail disana, dari Shinta.
Keinginan untuk bangun dalam kesakitan
Seperti usaha hidup teratai tanpa air
Tapi tak sesulit itu jika semua dilakukan
Tak sendiri…
Dear sahabatku yang akan segera jadi bunda, aku punya beberapa nama untuk bakal keponakanku, silahkan dipilih. Walaupun aku rasa kamu sudah mempersiapkan nama untuk cinta pertamamu itu. Gak ada salahnyakan memberikan yang terbaik untuk cintamu itu. Dan salamku juga untuk sang calon ayah, selamat berjuang sahabatku. Doaku selalu untukmu.
Dan dua hari kemudian… siang yang tak begitu melelahkan, hanya beberapa jam setelah mama dan papa datang, aku merasakan mulas dan mama segera mengeluarkan mobilku dari garasi. Saat yang sama kulihat seseorang tersenyum padaku dibalik kaca mobil. Shinta!
“Sabar ya, coba tarik nafas pelan-pelan. Tante biar saya saja yang setir.” Dan dia beranjak kebelakang kemudi.
Entah dimana dia saat ini, aku bahkan tak berminat meraih hp-ku, aku hanya ingin semua berjalan baik-baik saja. Mama ada didekatku, dan Shinta dengan segera mengantarkanku ke rumah bersalin yang sudah aku pesan, dan mereka segera menanganiku.
“Baru bukaan empat, kalau cepat mungkin bisa lahir sore ini, tapi kalau tidak nanti malam.” Dan perawat itu meninggalkanku berdua dengan Shinta.
“Kok, tiba-tiba datang?” Tanyaku padanya.
“Gak tega, sorry, ya…” Shinta menatapku penuh pinta.
“Gak pa pa, makasih banyak. Tapi kamu ambil penerbangan kapan?” Aku masih penasaran.
“Tadi malam, langsung yang ke Singapore, dan tadi pagi sudah sampai aku mampir ke rumah tante nitip tas aja, terus langsung kerumahmu.” Ceritanya.
“Aku ngrepotin kamu, nih.”
“Kan aku yang mau datang, kenapa juga ngrepotin?” Saat itu kulihat ia dipintu ruangan.
“Sayang, sorry… kuliahku penuh.” Dan ia tampak shock ketika melihat Shinta.
“Shinta?” Ia seakan tak percaya kalau Shinta datang untukku. Tapi kemudian dia meninggalkan kami lagi berdua.
“Shin, ini kemungkinan terburuk, kalau aku tak bisa membesarkan anak ini, kamu mau membawanya bersamamu?” Entah darimana ide itu terlintas diotakku.
“Kamu pasti akan membesarkannya, kamu juga sudah janji mau menyusulku kan? Jangan pesimis.” Dan dia tersenyum padaku.
“Aku akan minta izin mama supaya kalau anak ini sudah memasuki usia sekolah, biar dia ikut denganmu, biar dia tidak mengalami hal yang sama sepertiku.” Dan Shinta mengangguk untukku.
Malam itu bayiku lahir, aku sempat melihatnya, pangeran yang tampan, tapi dia masih merah, dan dia tertidur lelap dalam pelukanku. Dan yang kusadari adalah dua hari kemudian aku belum boleh pulang, aku dibawa ke rumah sakit yang lain, kali ini aku di infus kanan-kiri, dan kurasa tubuhku semakin lemah. Setelah itu aku tak tahu apa yang terjadi dalam tubuhku, yang kulihat hanyalah Shinta yang sedang bersimpuh dan menangis berdoa, kudengar lirih suaranya.
“Tuhan, kalau memang Kau hadiahkan usia yang sampai disini untuk Lisa, biarkan dia kembali pada Mu tanpa derita, tapi jika Kau ingin berikan kesempatan lagi untuk Lisa, hentikan dera itu Tuhan.” Dan airmata Shinta jatuh basahi pipinya yang memerah.
Kekasihku, dimana dia? Oh… ya, dia tak mungkin ada ditempat yang sama dengan Shinta, aku menemukannya dikoridor ruang tunggu, diam tertunduk dan membisu. Saat itu kulihat seorang perawat menemuinya, dan mengantarnya keruang dokter, aku disana, aku mendengarkannya.
“Rahimnya tidak cukup kuat, walaupun selama kehamilan baik-baik saja, tapi tidak akan baik untuk kelanjutannya. Kemungkinan dia akan lumpuh total kalau masih bisa bertahan atau kami tak bisa banyak berjanji kalau kondisinya semakin memburuk.” Dan dia tertunduk membisu.
Tak lama setelah aku beranjak dari ruangan itu, aku melihat seseorang menghampiriku, seseorang dengan sinaran putih diseluruh tubuhnya. Lalu aku bertanya padanya, apakah dia datang untuk menjemputku, dia hanya tersenyum. Dan kurasa jiwaku beranjak menjauh dari tubuhku, dan mesin deteksi jantung itu berbunyi kencang. Dokter itu segera beranjak keruang rawatku, beberapa alat dipasangkan ketubuhku, aku dikejutkan dengan listrik, dan kulihat Shinta sedang berjalan kearah ruanganku, mama sedang memeluk cintaku, dan papa tampak tegang didepan ruangan tempatku terbaring. Seakan semua menjauh dariku dan kali terakhir kulihat. Aku pergi.
Lima tahun kemudian.
“Ini adalah catatan yang ditulis sahabat saya, saya rasa para remaja perlu tahu bahwa kehidupan dengan gaya hidup bebas tidak akan memberikan hasil akhir yang baik. Karena itu saya sangat ingin membantu para orang tua untuk menjadikan putra-putrinya menjadi generasi penerus bangsa yang sehat dan berfikiran kritis.”
“Ditulis berdasarkan kisah nyata, dengan nama tokoh yang disamarkan, tapi saya harap ilmunya bisa bermanfaat, saya Devina Shinta Zakiyah.”
Siang yang teduh dan terasa gerah kulangkahkan kakiku menuju makam itu, digandenganku pangeran kecil itu tampak tenang. Dan saat aku bersimpuh dimakam itu dia ikut bersimpuh disebelahku.
“Lisa, ini pangeranmu datang. Besok kami akan berangkat ke Malaysia, mungkin satu tahun lagi baru kami pulang, pamit ya… Deva, pamit sama bunda, dong.” Pintaku pada pangeran itu.
“Bunda, Deva janji akan terus berdoa untuk bunda, Deva janji akan patuh pada Bunda Shinta, kalau Deva pulang Deva pasti jenguk bunda.” Dan pangeran itu menaburkan segenggam bunga yang sedaritadi dipegangnya.
“Lisa, kami pergi.” Dan kutinggalkan pemakaman itu.
Aku mencoba menuliskannya dengan bahasa yang mudah untuk dipahami, supaya mereka tahu tak ada yang meneyangkan dengan gaya hidup bebas, yang mengizinkan manusia-manusia muda itu hidup dengan drugs dan free sex. Agar tak ada lagi Lisa-Lisa yang lain, yang harus menjadi korban cinta buta. Agar tak ada lagi Deva-Deva kecil yang harus hidup tanpa cinta dan belaian kasih bundanya. Dan semoga anak bangsa ini hidup dalam damai dan bahagia.

Malang, 3 nope’ 04 (20.00)
To all young Mommy, be a good Mom!