jangan lupa tinggalkan pesan anda dan komentar anda setiap kali berkunjung ke halaman ini ya.....

Monday, December 09, 2013

[Malang] Fitnah Keji

malam ini terbangun gara-gara otak seharian dicekoki berita HOAX super yang sangat merusak iman.

untuk klarifikasi, silahkan cek halaman MEMBONGKAR HOAX.

dan ini sedikit cerita saya...



Saya menculik dua gambar ini dari akun facebook kawan lama saya.
Ini adalah foto kami bersama saat sebelum berangkat ke Surabaya, dan saat berada di depan gedung TVRI Surabaya, untuk taping acara Debat Mahasiswa (tanggal dan bulan saya lupa, sekitar akhir 2006 atau awal 2007).

Bisa lihat nama kampus saya?

Mungkin kalau anda pakai halaman telusur hari ini, berita hoax dengan foto menyakitkan itu akan jadi headline. Tapi sedikit yang mau saya 'jernihkan' disini.

Berita buruk itu lebih banyak tidak benarnya jika anda hanya menemukannya dari satu sumber.

Tentang kampus :
Tidak akan ada banyak orang yang akan suka me-review alamamater mereka, tapi jika mereka senang dan bangga dengan prestasi yang pernah diraih. Kenapa Tidak?

Saya dibesarkan dengan rasa syukur, dan saya tahu kenapa saya harus bersyukur pada apa yang sudah jadi pilihan Tuhan bagi jalan hidup saya.

berada di kampus dengan mayoritas kaum Adam, menjadi pengalaman berharga bagi saya.

Sikap saling menghormati, menjaga, dan memahami menjadi bagian penting dalam perkawanan diantara kami.

Di kampus, sekalipun saat orientasi mahasiswa baru, kami akan mendengar teriakan-teriakan di telinga, itu adalah teriakan yang mengobarkan semangat juang. bukan makian.

Di kampus, saat kami menghadapi perbedaan pendapat sampai krisis kepercayaan, kami pasti akan menghadapi 'pukulan dan tendangan', bukan fisik. Kami dihadapkan pada banyak hal yang pada kalimatnya 'menempa' kekuatan mental kami, bagaimana kami harus siap menghadapi dunia.

itu hanya sedikit tentang kampus kami, secuil yang terbaca dari catatan prestasi, tapi kami tidak diajarkan untuk menyerah mengejar apa yang jadi pilihan kami, apa yang jadi cita-cita kami.

kontrol agama sangat lekat di dalam kampus, organisasi kerohanian menjadi tameng yang kuat bagi banyak hal-hal asing yang merusak budaya belajar dan mendidik.

'anak-anak daerah', begitu saya menyebut mereka, akan selalu saling menjaga kawan-kawan mereka yang baru datang. dan tindak kekerasan bersifat kriminal atau pelecehan, tidak akan mungkin terjadi di dalam lingkungan belajar ini.

kalau ada yang bilang 'Ada', silahkan datangi kampus, dan cari penjelasan disana.

Tentang saya :
berada di lingkungan kampus antara tahun 2003-2008, saya mengalami banyak hal yang berkaitan dengan kegiatan kampus.
walau buka organisatoris sejati, tapi berkumpul dengan para 'kawakan', pendidik, juga para alumni mengajarkan saya bagaimana cara melihat dunia dari banyak sisi.
Jurusan mesin dengan kelaki-lakiannya, Jurusan elektro dengan para gadis-gadis pintarnya, Jurusan Planologi dengan banyak mbak-mbak yang berjilbab panjang 'kala itu', juga di Jurusan Arsitektur yang menjadi ruang belajar saya, dengan setumpuk perempuan cantik yang menjadi idola.
kampus ini memang memiliki kesan berbeda dari sisi sosialnya, lebih banyak pendatangnya, lebih beragam warna mahasiswanya, sampai bisa dihitung alumninya yang terkenal.
karena sebagian besar dari mereka datang dari timur, jadi mereka memang lebih banyak kembali ke kampung halamannya.
bahkan saya masih bisa mengingat, empat orang mahasiswa Timor Timur yang masuk di tahun ajaran saya di jurusan Arsitektur. Tiga laki-laki dan seorang Perempuan. Saat saya menempuh tugas akhir, hampir sepuluh orang mahasiswa asal Timor Timur yang mengambil mata kuliah 'proposal skripisi' yang ternyata saya baru tahu, mereka sengaja memutasikan diri ke kampus ini demi mendapatkan ijazah yang diakui - bukan disamakan.
Hal-hal yang berkenaan tentang kampus kecil ini, memang kadang tampak tidak meyakinkan. Tapi saya belajar untuk percaya, Allah memberi saya kesempatan untuk mengenal mereka karena mereka membawa kebaikan bagi saya.


Semoga ini bisa jadi pencerahan bagi kita bersama.
Jangan percaya berita Hoax, telusuri dari mana datangnya berita, setelah itu bicaralah dengan cara yang baik.
Sungguh, lisan ini bisa membawa fitnah yang keji, yang kelak bisa saja menyeret kita ke neraka.


Salam semangat untuk Almamaterku
Semoga kita bisa mencapai kebaikan bersama.

Malang - kotaku.

*ephy*

10 comments:

  1. Anonymous7:30 AM

    Setuju mbak,,

    ReplyDelete
  2. Saya baru tahu loh mbak, ternyata di Malang pun ada ITN.

    Salam kenal dari Jakarta ^^

    ReplyDelete
  3. atas pencerahannya, maturnuwun

    ReplyDelete
  4. Anonymous12:57 AM

    Tetap harus diusut tuntas

    ReplyDelete
  5. Anonymous8:26 AM

    woco-en iki: http://www.tribunnews.com/regional/2013/12/09/wakil-rektor-itn-malang-akui-ada-kekerasan-seksual-saat-ospek
    masih dianggap fitnah?!

    HARUS DIUSUT TUNTAS...!!! BIKIN MALU ALMAMATER TOK AE...!!!

    ReplyDelete
  6. Anonymous8:37 AM

    Semoga Itu Semua Tidak Benar...ITN Malang Tolong Ungkapkan Semuanya Supaya Publik Tidak Resah dan Khawatir akan Anak Anak Mereka... Kami Selaku Pendatang Di Malang Sangat Kecewa Dengan Terjadinya Kasus Ini....

    ReplyDelete
  7. Anonymous4:47 PM

    hanya menutupi borok dengan sedikit celumit positif, semua orang juga bisa. Mohon untuk obyektif menanggapi sebuah kasus. Trims

    ReplyDelete
  8. Anonymous1:47 AM

    berpuisi aja terus, pintar dalam pencitraan. mohon untuk lebih terbuka lagi matanya. kasihan itu yang meninggal.

    ReplyDelete
  9. dulu sama sekarang beda sistaa,

    ReplyDelete
  10. terlepas dari masalah pelecehan seksualnya, terbukti ada 1 maba yg meninggal mbak, dengan kondisi yg sangat tidak wajar, banyak saksi mata dan korban kekerasan ospek lainnya.
    jangan disamakan jaman anda dulu dan sekarang..

    ReplyDelete

tinggalkan pesan dan komentar anda disini